Showing posts with label My Projects. Show all posts
Showing posts with label My Projects. Show all posts

Friday, February 14, 2014

Scarf Project #2: Trinity Scarf

Yes! Alhamdulillaah... selesai juga project scarf ke-2 ini. Pegel2 nya mirip kayak pas merajut syal slip slope scarf buat suami.. benangnya pun sama... rasanya nunggu benangnya jadi kere begini seneng banget, artinya sedikit lagi selesai... hahay
Inspirasi stitchnya murni dari ngubek2 web NewStitchADay -Trinity Stitch. Awalnya dari trial error sama Moss stitch, tp serasa lebih lancar dgn tusuk sc3tog nya si Trinity Stitch.. mantaapp emang lancar dan cepet bikinnya..
Oiya, saya merajut syal ini dengan benang Caron Simply Soft 6 Oz (di-klik ya ada testimoni dari saya tentang benang ini....)
Oke happy crochet, arkadaşlar!!!!

-Zoom Trinity Stitch detail,, cantik kayak ada bintang2-

Finished! Not For Sale yaa...


NB: benang yang jadi "kere" maksudnya begini nih.. hihi.. kurus tp jadi pertanda baik sebentar lagi akan selesai. Sometimes, i really really enjoy this moment, watching my yarn shrinking and transform into another shape and beautifully functional art.

Saturday, January 25, 2014

Cerita Di Balik "Fern Leaf Doily"

-The Doily is For Sale- please contact my facebook account for further information
Pernah satu waktu saya begitu
penasaran dengan benang rayon lokal. Saat itu saya memang sedang dalam masa belajar merajut, tepatnya bagaimana membaca pola. Setelah membaca testimoni dari teman-teman facebook yang pernah merajut benang jenis ini dan Online Shop yang  menjual benang tersebut saya jadi tertarik. Bagus untuk project wearable, baby project, taplak, sifatnya mengkilap, adem, jatuh, ply nya kecil, begitu kesan mereka. Tapi, memang yang namanya beli via online (waktu itu andalan saya hanya online shop untuk belanja kebutuhan merajut, karena toko offline terdekat tidak menjual benang itu) tetap tidak bisa kita indera secara langsung. Bayangan akan tekstur, serat, dan kekenyalan benang tidak bisa dirasakan. Alhasil, saya membeli benang rayon tersebut dengan berbekal niat membuat project wearable. Singkat cerita, 5 (lima) gulung benang rayon lokal akhirnya ada di tangan saya.
Penjajakan benang rayon-pun dimulai:
1. Saya mencoba membuat shawl, dengan 1 strand benang. Menyerah. Karena saya merasa terlalu licin dan terlalu jatuh. Walaupun tidak berat tapi jari terasa pegal dibuatnya.. weehhehehe..
2. Setelah berganti tahun, saya baru menyentuhnya kembali dan mencoba membuat cardigan, dengan 2 strands benang. Menyerah lagi dengan alasan yang sama dengan poin nomor 1.
3. Akhirnya pilihan tertuju pada project non-wearables yg tidak sulit: DOILY!!! Bulan berganti tahun, akhirnya berhasil menjadikannya Si "Fern Leaf Doily" dengan menghabiskan 1 gulung benang rayon saja. Dan sekarang belum ada niatan lagi untuk merajut benang rayon yang sisanya. Now, I think i'm not the fan of this yarn.. hmm..
Saya ingat sekali dengan Mbak VivinAnd Craft di Facebook. Beliau membuat berbagai macam cape orderan dengan benang rayon. >_<) TOP! Salut banget sama Mbak Vivin. Saya tanya, "pakai hook nomor berapa ya Mbak?" Karena saya merasa ngga enak terus ngerajutnya. Mbak Vivin bilang, "pakai nomor 1.75". Saat itu saya masih bingung 1.75 itu ukuran apa, amerika, jepang?? Dalam satuan milimeter atau yg lainnya. Haha.. makluum.. masih belajar. Ternyata setelah search di OlShop yang menjual Crochet Hook, ukuran yang dimaksud Mbak Vivin adalah 1.75 mm. Itu masuk dalam lace hook, dan lebih kecil daripada 1/0. Alamaaakk.. dulu sempat hands up untuk hook dibawah 1/0. At least, I have to try this!
Sebelumnya, project ini juga merupakan challenge pribadi, yaitu membuat doily dengan pattern tertulis. Kenapa? Karena 2 doily karya saya sebelumnya dibuat dengan pattern diagram. Nah, ini kesempatan bagus untuk menjajal pola tertulis... Inilah link pattern/pola tertulisnya:
Polanya cantik dan tidak membutuhkan stitch yang rumit. Lebih bagus lagi jika menggunakan benang katun dan di-blocking setelah selesai dirajut.
Doily/taplak ini saya buat dalam waktu kurang lebih 1 minggu dengan waktu pengerjaan 3 jam/hari.
Semoga Menginspirasi sahabat perajut semua!

Saturday, December 28, 2013

Scarf Project #1: Basketweave Stitch Scarf

Banyak sekali ide dan keinginan untuk merajut ini dan itu sampai-sampai kalau lihat benang beraneka ragam warna dan serat serasa tidak bisa mengendalikan diri :p. Mungkin sahabat-sahabat perajut juga sering mengalaminya. Maka dari itu, kita sebagai perajut perlu fokus dan memiliki target yang jelas tentang apa saja yang akan kita buat.
Nah, inilah yang saya lakukan agar fokus sebelum memulai menyelesaikan project scarf (dan juga untuk project lainnya). Pertama, saya menentukan terlebih dulu untuk siapa project rajutan ini dibuat. Setelah itu, pemilihan serat benang berikut dengan warnanya. Dan yang terakhir, menentukan pattern atau stitch yang akan digunakan/diaplikasikan untuk merajut.
Scarf ini akan saya dedikasikan untuk suami saya. Setelah hunting benang yang lumayan lama akhirnya saya jatuh hati dengan benang ALİZE LANAGOLD BATIK. Belinya via online di Facebook, kalau mau beli atau lihat-lihat silakan cek langsung di Fan Page Jual Benang Rajut Impor. Olshop itu mayoritas menjual benang ALİZE, salah satu brand benang rajut asal Turki. Komposisi seratnya (Lanagold Batik) adalah 51% Acrylic dan 49% Wool jadi lumayan hangat untuk dirajut sebagai scarf. Saya memilih warna-warna kombinasi yang disukai suami saya, antara lain: hitam, abu-abu muda & tua, serta cokelat muda & tua, nampak netral untuk dipakai pada pakaian warna apapun. Untuk testimoni selengkapnya tentang benang ALİZE ini mari singgah ke postingan blog saya sebelumnya di sini.
Melanjutkan pembicaraan tentang scarf project, setelah benang ada di tangan, selanjutnya adalah pemilihan pattern atau stitch. Saya sempat mencoba stockinette stitch dengan teknik crochet pada benang ini, dan ternyata hanya bertahan 2 rows. Selain itu, saya merasa aneh juga dengan hasil rajutan tersebut (crochet stockinette), sehingga saya rombak. Sampai akhirnya pilihan saya jatuh pada Basketweave Stitch.
Ini adalah pertama kalinya saya menjajal basketweave stitch yang merupakan salah satu jenis tusuk rajutan dengan aplikasi front/back post secara lurus. Saya mengikuti pola tusukan ini yang ada pada link berikut. Setelah browsing pattern-pattern tentang basketweave stitch ternyata cukup beraneka ragam jenisnya. Variasinya terletak pada jumlah post dan row yang diaplikasikan.
Yap, setelah proses merajut selama seminggu lamanya (dengan crochet hour yang mayoritas hanya pada malam hari, kira-kira 2 jam,, karena nunggu anak tidur terlelap lebih dulu :p), akhirnya syal saya jadi juga. Sayangnya, 2 gulung benang ALİZE Lanagold ini tidak menghasilkan project yang saya rencanakan, yaitu: 1 syal dan 1 topi, tetapi hanya jadi 1 syal yang pendek (Panjang 90 cm, Lebar 20 cm, dengan Hook 4.5 mm). Dari pengalaman ini saya jadi tahu bahwa basketweave stitch sangat yarn-consuming alias boros benang sekali... fiuhhh... but thats not a big deal... :D
Saya akan akalin untuk menambahkan kancing agar syal nya bisa rapat saat dipakai. Ternyata it look gorgeous too! Saya lihat di Etsy Store banyak juga lho syal dengan kancing...
Okay, "Scarf Project #1" DONE!!!
The Next Project is "Scarf Project #2". Tunggu postingan-nya ya, karena sedang dirajut, dan akan ada Testimoni benangnya juga.
Terima Kasih untuk mampir membaca....!
Wassalam...
~ perlu tambahan kancing nih biar syalnya rapat tertutup dan rapi ~




~ This is my sister :D using Basketweave Stitch Scarf. Thank You for being my model yaa.. ~